Selasa, 04 Desember 2012

Bento Untuk Anak Sekolah

Bento adalah bentuk makan 1 porsi (single portion) yang asalnya dari Jepang, ada yang siap saji, ada pula yang dibuat di rumah. Di Jepang biasanya bento disiapkan di rumah sebagai bekal, ke sekolah maupun ke kantor.

Bagi para ibu di Jepang, bento dibuat dan disusun dengan sepenuh hati, sebagai simbol kasih sayang si ibu kepada anaknya, dianggap sebagai bagian atau 'penghubung' dari keluarga dan rumah selama anak berada di sekolah. Kasih sayang karena tentunya bento membutuhkan waktu yang lebih lama pembuatannya dibanding bekal biasa, sehingga si ibu harus bangun lebih pagi untuk menyiapkannya.

Bekal bento yang baik paling tidak harus memiliki:
- Energi source, seperti nasi/roti/pasta
- Body builder, seperti daging sapi/ayam/ikan
- Body tuner, seperti sayuran/jamur
- Filler (untuk mengisi celah kotak bekal), seperti buah/dessert

Semuanya tentu dengan porsi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak yang makan. Selain itu bento perlu terlihat menarik, caranya mudah, gunakan makanan dengan warna cerah. Pilihlah sayur dan buah yang warnanya cerah untuk mengisi bento, seperti brokoli, wortel, dan tomat ceri. Hal penting lainnya adalah membentuk nasi (jika menggunakan nasi) sehingga bentuknya menarik. Ada banyak cetakan nasi yang dijual, ini akan sangat membantu dan menghemat waktu.

Oya, ketika membuat bento perhatikan juga usia si anak, ya. Anak TK biasanya  akan mengaduk-aduk kotak makannya dan memakan sedikit, karena umumnya jam istirahat di sekolah masih terlalu pagi untuk makanan berat dan waktunya tidak panjang. Buatkan bento yang ukurannya tidak terlalu besar jika si anak masih kelas SD awal, dan lebih besar jika sudah kelas 3 ke atas karena biasanya pulang lebih siang.

Sumber:
Alfamidi (Mailer Edisi 23: 01-15 Desember 2012)

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright 2009 Winda's home